DPRD Kutai Timur 2024

Joni Prediksi SiLPA di Akhir Tahun, Minta Dinas Maksimalkan Anggaran

SANGATTA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Joni, mendesak seluruh dinas di lingkungan pemerintah daerah untuk menggenjot penyelesaian program-program yang telah direncanakan. Pasalnya, waktu pelaksanaan program dengan anggaran perubahan yang cukup besar semakin terbatas.

“Saya berharap semua dinas bekerja keras menyelesaikan program-program mereka. Serapan anggaran masih rendah, sementara waktu tinggal sebulan,” tegas Joni kepada sejumlah awak media belum lama ini.

Joni menyoroti belum selesainya program APBD murni, ditambah lagi dengan APBD perubahan yang nilainya signifikan. Kondisi ini menuntut kerja ekstra agar serapan anggaran dapat dimaksimalkan dalam waktu singkat. Joni mengakui, keterbatasan waktu pada APBD perubahan membuat proses tender sulit dilakukan. “Tidak akan ada program yang ditenderkan dari anggaran perubahan karena waktu yang terbatas,” jelas mantan Ketua DPRD Kutim ini.

Realisasi anggaran perubahan kemungkinan besar hanya akan terfokus pada penggunaan E-Katalog, itupun dengan mempertimbangkan kemampuan penyedia jasa dalam menyelesaikan pekerjaan. Joni memprediksi, besar kemungkinan akan terjadi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) pada akhir tahun. “Besarannya sulit diprediksi, tapi pasti ada. Jika tidak kerja keras, SiLPA bisa melebihi tahun lalu,” ucapnya.

Lebih lanjut, Joni mengatakan, anggaran yang besar yang mungkin terealisasi hanya yang menggunakan E-Katalog. Tapi itupun mungkin tidak bisa juga terlalu besar. Karena E-Katalog juga pasti mempertimbangkan kemampuannya untuk kerja, karena waktu yang mepet. “Jadi kalau ditanya dengan anggaran yang besar ini apakah akan ada SiLPA, pasti ada. Hanya saja besarannya saya tidak bisa prediksi. Tapi pasti ada, bisa seperti tahun sebelumnya, bahkan kalau tidak kerja keras, bisa melebihi tahun lalu,” katanya.(Adv)

Related Articles

Back to top button