AdvertorialKominfo Kutai Timur

Pemkab Kutim Siapkan Kajian Penangkaran Buaya untuk Tarik Investor

Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tengah menyiapkan kajian rencana pembangunan penangkaran buaya sebagai langkah strategis untuk menarik minat investor berinvestasi di sektor pariwisata dan konservasi satwa.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setkab Kutim, Noviari Noor, mengatakan rencana tersebut merupakan bagian dari 50 program unggulan Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Mahyunadi. Kajian teknis akan menjadi dasar sebelum proyek ditawarkan kepada pihak ketiga.

“Tahun ini kami buat dulu kajian perencanaannya. Siapa tahu ada investor yang tertarik mengelola penangkaran buaya,” ujar Noviari di Sangatta, belum lama ini.

Menurutnya, proyek penangkaran buaya tersebut tidak dapat sepenuhnya dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Oleh karena itu, pemerintah daerah akan membuka peluang kerja sama dengan investor untuk pengelolaannya.

“Pemkab Kutim tidak memungkinkan membentuk UPT Penangkaran Buaya karena akan lebih sulit secara anggaran dan operasional,” jelasnya.

Noviari menuturkan, pengelolaan penangkaran buaya memerlukan tenaga ahli dan biaya operasional yang besar, terutama untuk penyediaan pakan hewan. Karena itu, perencanaan harus dilakukan secara matang, termasuk pemilihan lokasi dan analisis dampak lingkungan.

“Membangun penangkaran buaya itu tidak mudah. Harus siap dengan kebutuhan pakannya juga, misalnya berapa banyak daging ayam yang dibutuhkan setiap hari. Jadi, kita masih akan buat kajiannya,” katanya.

Ia menambahkan, jika terealisasi, penangkaran buaya tersebut akan dikembangkan sebagai wisata edukasi yang diharapkan mampu menjadi daya tarik baru di Kutai Timur, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Konsepnya nanti mirip dengan penangkaran buaya Teritip di Balikpapan. Kita ingin jadikan ini potensi wisata edukatif dan konservatif yang bisa menarik pengunjung dan investor,” pungkasnya.(ADV)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button