AdvertorialKominfo Kutai Timur

Wakil Bupati Kutim Targetkan Atlet Tembus Level Provinsi hingga Nasional

Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) diminta memaksimalkan sisa anggaran untuk memperkuat persiapan atlet yang berpeluang meraih medali emas.

Salah satu kebutuhan yang dinilai penting yakni menyediakan lawan tanding atau sparing partner berkualitas agar kemampuan atlet teruji sebelum menghadapi kompetisi.

Wakil Bupati Kutim Mahyunadi mengatakan dukungan terhadap atlet tidak cukup hanya melalui fasilitas dan pembinaan. Atlet yang memiliki peluang besar meraih medali perlu mendapat pengalaman bertanding dengan lawan yang sepadan.

“Anggaran yang masih ada, habiskan untuk atlet-atlet kita, terutama yang punya potensi untuk meraih emas, supaya bisa dapat sparing yang bagus sehingga nanti betul-betul bisa mendapatkan emas,” kata Mahyunadi.

Menurut dia, pemerintah memiliki peran dalam menyediakan fasilitas, sedangkan KONI menjalankan pembinaan dan pelatih meningkatkan kemampuan teknis atlet.

Namun, pencapaian prestasi pada akhirnya tetap ditentukan oleh kemauan atlet untuk berlatih dan berkembang.

Mahyunadi menegaskan target olahraga Kutim tidak boleh berhenti pada pencapaian sebagai juara di tingkat kabupaten. Atlet Kutim diharapkan mampu membawa nama daerah di level Provinsi Kalimantan Timur, nasional hingga internasional.

“Target kita bukan hanya ingin menjadi juara di Kutai Timur. Kita ingin semakin banyak atlet Kutai Timur yang membawa nama daerah pada tingkat Provinsi Kalimantan Timur, nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Ia menyebut sejumlah atlet Kutim saat ini tengah menempuh pendidikan di luar daerah dan memiliki potensi untuk bersaing di tingkat nasional.

Namun, keberadaan dan perkembangan mereka belum seluruhnya tercatat dengan baik.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan digitalisasi olahraga perlu dibarengi pembenahan basis data atlet.

Data yang lengkap dan akurat akan memudahkan pemerintah serta KONI mengetahui potensi atlet sekaligus menentukan bentuk pembinaan yang dibutuhkan.

“Kalau pembinaan dilakukan secara konsisten dan didukung dengan data yang baik, maka kita akan semakin mudah menemukan dan mencetak atlet-atlet terbaik di Kutai Timur,” katanya.

Dengan pembinaan yang konsisten, dukungan fasilitas dan data atlet yang tertata, potensi atlet Kutim diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi di daerah tetapi juga mampu bersaing pada level yang lebih tinggi.ADV

Related Articles

Back to top button