AdvertorialKominfo Kutai Timur

Bupati Minta Evaluasi Dampak Pertumbuhan Ekonomi

Sangatta – Pertumbuhan ekonomi Kutai Timur (Kutim) yang mencapai lebih dari 10 persen dan menjadi yang tertinggi di Kalimantan Timur memicu dorongan evaluasi dari Bupati Ardiansyah Sulaiman.

‎Ia menilai diperlukan peninjauan ulang terhadap kontribusi sektor-sektor unggulan terhadap kesejahteraan masyarakat.

‎Berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), pertumbuhan ekonomi Kutim tercatat berada di atas kabupaten dan kota lain di Kaltim.

‎Meski demikian, Ardiansyah menyampaikan keraguannya bahwa capaian tersebut telah dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Saya belum yakin apakah pertumbuhan ekonomi itu bisa dinikmati seluruh masyarakat Kutai Timur,” ujarnya.

‎Ardiansyah menyebut struktur ekonomi daerah yang masih bergantung pada sektor batu bara, minyak, dan kelapa sawit menyebabkan distribusi manfaat tidak merata.

‎Sektor-sektor padat modal tersebut lebih banyak dinikmati pemilik modal, sementara kontribusinya terhadap pendapatan masyarakat dinilai masih terbatas.

Ia menekankan perlunya evaluasi kebijakan agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya bergantung pada komoditas, melainkan mendorong sektor yang memberikan dampak langsung, terutama UMKM dan ekonomi kerakyatan.

“Pelan-pelan kami dorong UMKM, home industry, dan pelaku ekonomi lokal agar mereka bisa menikmati pertumbuhan,” jelasnya.

‎Pemerintah daerah juga disebut tengah menyiapkan berbagai program pemberdayaan untuk memperluas kesempatan ekonomi bagi pemuda dan pelaku usaha kecil.

‎Ardiansyah berharap, evaluasi menyeluruh terhadap arah pembangunan ekonomi dapat memperbaiki ketimpangan yang terjadi selama ini.

“Kita bangga pertumbuhannya tinggi, tapi sedih karena tidak merata. Itu persoalannya,” tandasnya.(ADV)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button