AdvertorialKominfo Kutai Timur

Pemkab Kutim Siapkan 9 Strategi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi

Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyiapkan sembilan strategi utama untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen hingga tahun 2029.

‎Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setkab Kutim, Noviari Noor, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor ekonomi produktif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

‎“Kami telah membentuk tim percepatan pertumbuhan ekonomi yang akan melaksanakan sembilan langkah konkret untuk mendongkrak ekonomi daerah,” ujar Noviari di Sangatta, baru-baru ini.

‎Adapun sembilan strategi yang dimaksud meliputi:

‎1. Mengawal percepatan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

‎2. Mendorong peningkatan investasi daerah.

‎3. Mempercepat pelaksanaan proyek infrastruktur pemerintah.

‎4. Menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok melalui pemantauan inflasi rutin.

‎5. Mengawasi pencegahan praktik ekspor dan impor ilegal.

‎6. Memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

‎7. Mengembangkan potensi usaha lokal dan UMKM.

‎8. Mempermudah proses perizinan usaha.

‎9. Meningkatkan produktivitas sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan perkebunan sesuai potensi lokal.


‎“Sembilan langkah itu harus menjadi fokus bersama antara tim percepatan dan seluruh perangkat daerah agar pertumbuhan ekonomi Kutim dapat bergerak lebih cepat,” tegas Noviari.

‎Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kutai Timur, laju pertumbuhan ekonomi daerah tahun 2025 tercatat mencapai 9,82 persen, sedangkan produk domestik regional bruto (PDRB) per kapita berada di angka 6,75 persen.

‎Noviari menjelaskan, capaian tersebut menjadi modal kuat bagi Kutim untuk terus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, yang pada triwulan II tahun 2025 berada di angka 5,12 persen.

‎“Secara nasional, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen hingga 2029. Karena itu, setiap daerah, termasuk Kutim, harus terus berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi baik di tingkat makro maupun mikro,” ujarnya.

‎Ia menegaskan, Pemkab Kutim akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pelaku usaha, investor, dan masyarakat, guna memastikan percepatan pembangunan ekonomi berjalan optimal.(ADV).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button