Mulyana: Infrastruktur dan SDM di Rantau Pulung Perlu Perhatian Khusus

SANGATTA – Dalam rangkaian kegiatan reses yang akan digelar mulai 14 November 2024, Anggota DPRD Kutai Timur, Mulyana, mengungkapkan perhatian khususnya terhadap Kecamatan Rantau Pulung. Menurutnya, wilayah yang terdiri dari 10 desa ini masih membutuhkan dorongan lebih dalam hal pemerataan pembangunan, baik dari segi infrastruktur maupun sumber daya manusia (SDM).
Mulyana menyebutkan bahwa infrastruktur penting di Rantau Pulung, seperti jalan dan fasilitas umum, masih memerlukan perbaikan yang signifikan. Ia juga menyoroti bahwa potensi sumber daya alam yang ada di wilayah tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, Mulyana menegaskan pentingnya perbaikan dan pengembangan infrastruktur untuk mendukung kemajuan wilayah tersebut.
“Selama ini, pembangunan di Rantau Pulung belum berjalan maksimal. Infrastruktur dan SDM di sana masih perlu perhatian khusus. Jadi, perlu ada dorongan lebih agar pembangunan bisa berjalan merata dan masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” ujar Mulyana.
Selain fokus pada infrastruktur, Mulyana juga menekankan pentingnya pengembangan SDM di Rantau Pulung. Ia berharap peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi masyarakat setempat dapat membuka lebih banyak peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga.
“Selain infrastruktur, kami juga harus memperhatikan kualitas SDM di sana. Peningkatan pendidikan dan pelatihan keterampilan akan sangat penting untuk mendorong kemajuan ekonomi dan sosial masyarakat Rantau Pulung,” jelasnya.
Dalam reses kali ini, Mulyana akan mengunjungi tiga kecamatan, yaitu Bengalon, Rantau Pulung, dan Sangatta Selatan, untuk mendengarkan langsung aspirasi dan keluhan masyarakat. Ia berkomitmen untuk memperjuangkan segala permasalahan yang ada dan mencari solusi terbaik untuk setiap isu yang dihadapi oleh warga.
“Kami akan terus bekerja keras untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Kutim. Kunjungan reses ini adalah bagian dari upaya kami untuk lebih dekat dengan masyarakat, mendengar langsung apa yang mereka butuhkan, dan mencari solusi terbaik,” pungkasnya.
Dengan adanya reses ini, Mulyana berharap dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat Kutim, khususnya dalam hal pembangunan dan kesejahteraan sosial.(Adv)



