DPRD Kutai Timur

Kutim Jadikan Tiga Pilar Kunci Lahan Pertanian, Angkat Isu Ketahanan Pangan Nasional

Sangatta – Anggota Komisi C DPRD Kutim, Novel Tyty Paembonan, mengungkapkan optimisme tinggi terhadap rencana ini setelah serangkaian pembahasan intensif dengan pihak eksekutif daerah.

“Oh kita sangat optimis, yang pasti ketika lahan itu punya potensi untuk menjadi lahan pertanian, statusnya jelas, petaninya ada, yakin pemerintah pasti akan berpikir,” ujar Paembonan di Sangatta, Minggu (16/11/2025).

Novel Tyty Paembonan menjelaskan, program pembangunan lahan di Kutim didasarkan pada tiga pilar: potensi lahan yang agronomis, kejelasan status lahan, dan kesiapan petani pelaksana.

Lebih dari itu, politisi ini menegaskan bahwa arah kebijakan yang digodok Kutim sejalan dengan tiga fokus utama Presiden Prabowo Subianto: Ketahanan Pangan, Ketahanan Energi, dan Sumber Daya Air.

“Ketahanan pangan, ketahanan energi, sumber daya air, itu kan menjadi program Pak Prabowo sebagai Presiden untuk supaya kita ini betul-betul jadi negara yang mandiri,” jelasnya.

Sinkronisasi dengan prioritas nasional ini dianggap membuka peluang besar bagi Kutim untuk memperoleh dukungan teknis dan pendanaan dari pusat.

Integrasi ketiga aspek—pangan, energi, dan air—memungkinkan Kutim tidak hanya menambah luas lahan, tetapi juga mengembangkan bioenergi berbasis hasil pertanian dan memastikan pembangunan infrastruktur irigasi yang memadai.

Program pembukaan lahan pertanian ini diharapkan dapat mempercepat realisasi janji pemerintah, meningkatkan produksi pangan lokal, dan menempatkan Kutim sebagai salah satu lumbung pangan strategis di kawasan timur Kalimantan.(Adv)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button