DPRD Kutai Timur 2024

Syaiful Bakhri: Infrastruktur Kesehatan Kutim Masih Terbatas, Perlu Alokasi Anggaran Lebih Besar

SANGATTA – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Syaiful Bakhri, mengakui bahwa sektor kesehatan di daerah tersebut masih menghadapi berbagai tantangan, terutama di wilayah yang infrastruktur kesehatannya terbatas. Menurutnya, banyak kecamatan yang hanya memiliki puskesmas atau posyandu dengan fasilitas dan tenaga medis yang minim, sehingga memerlukan alokasi anggaran yang lebih besar untuk memastikan seluruh masyarakat memiliki akses mudah ke layanan kesehatan.

“Dalam bidang kesehatan, pemerintah harus memastikan semua orang memiliki akses yang mudah dan terjangkau ke fasilitas kesehatan, terutama di wilayah pedalaman yang jauh dari pusat layanan kesehatan utama,” kata Syaiful.

Salah satu prioritas utama yang disoroti Syaiful dalam anggaran ini adalah memastikan ketersediaan tenaga medis dan peralatan kesehatan yang memadai di setiap kecamatan. Ia menilai, pelayanan kesehatan yang efektif harus didukung oleh fasilitas yang lengkap dan tenaga medis yang kompeten. Saat ini, masih banyak puskesmas di daerah terpencil yang hanya memiliki tenaga medis terbatas, seperti perawat atau bidan, dan sering kali tidak ada dokter yang bertugas secara tetap.

“Penting bagi kami untuk memastikan ketersediaan tenaga medis, terutama dokter, di setiap kecamatan. Tidak cukup hanya dengan perawat atau bidan; masyarakat juga membutuhkan dokter, terutama yang memiliki spesialisasi tertentu. Kondisi penyakit yang dialami masyarakat beragam, jadi peran dokter spesialis sangat penting,” jelasnya.

Syaiful menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan adalah langkah penting dalam upaya membangun sumber daya manusia yang sehat dan produktif. Melalui perhatian yang serius pada sektor kesehatan, pemerintah daerah diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang sehat, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

“Dengan adanya anggaran yang memadai, fasilitas yang cukup, dan tenaga medis yang tersebar di setiap kecamatan, kita berharap masyarakat Kutai Timur bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan merata. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan kesehatan masyarakat Kutai Timur terjamin,” pungkasnya.(Adv)

Related Articles

Back to top button