DPRD Kutai Timur

DPRD Minta Pemkab Kutim Buka Akses Lahan, Bantuan Bibit, dan Pendampingan Teknis untuk Calon Petani Muda

SANGATTA—Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Asti Mazar Bulang, mendesak pemerintah daerah segera menyediakan dukungan akses lahan, bantuan bibit, dan pendampingan teknis intensif bagi calon petani muda. Desakan ini muncul menyikapi minimnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian yang dianggap kurang menjanjikan, padahal sektor ini krusial bagi ketahanan pangan daerah.

Asti Mazar menyoroti bahwa sebagian besar generasi muda saat ini lebih tertarik pada usaha kreatif dan digital, sementara sektor pertanian mengalami ancaman regenerasi. Untuk menjamin keberlanjutan produksi pangan, regenerasi petani harus didukung melalui kebijakan yang nyata.

“Kita harus buka jalan bagi anak muda untuk bertani. Kalau pemerintah menyiapkan lahan dan bibit, saya yakin banyak yang berminat,” ujar Asti.

Dukungan yang diminta DPRD mencakup tiga hal utama: Pemerintah daerah perlu membuka dan mempermudah akses lahan bagi calon petani muda, menyediakan bantuan bibit unggul, serta memberikan pendampingan teknis secara intensif.

Selain dukungan sarana, Asti juga mendorong kolaborasi antara pemerintah, dinas pertanian, dan kelompok tani. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkenalkan pertanian modern seperti hidroponik dan urban farming kepada Generasi Z.

Asti yakin, dengan dukungan serius dari pemerintah dan pengenalan teknologi modern, angka petani muda akan meningkat signifikan. Peningkatan ini tidak hanya akan menjamin keberlanjutan sektor pertanian dan produksi pangan, tetapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat di desa secara keseluruhan.(Adv)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button