AdvertorialDPRD Kutai Timur 2024

Leni Angriani Datangi Perusahaan Saat Reses Di Karangan, Sebut Permintaan Lampu Dan Air PDAM Masih Menjadi Keluhan Utama Warga

Sangatta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Leni Angriani,mengatakan sudah melaksanakan reses, leni menyebutkan jika dirinya sudah melaksanakan reses di tiga titik kecamatan yang ada di Kutai timur. Seperti yang telah kita ketahui Bersama-sama bahwa kegiatan reses merupakan Amanah dalam undang-undang serta menjadi salah satu kegiatan rutin yang harus di laksanakan anggota DPRD.

Leni mengaku Ketika melaksanakan reses di kecamatan karangan, leni mendatangi perusahaan karena menurut leni yang ada didalam perusahaan tersebut adalah Masyarakat yang juga aspirasinya harus tetap di dengarkan.

“pada saat reses saya ada tiga titik yang pertama di Kecamatan Sandaran, Kecamatan Kaubun, dan Kecamatan Karangan, kali ini dalam reses saya ke tiganya saya fokus ke perusahaan-perusahaan karena yang ada didalam perusahaan itu kan Masyarakat kita juga kan. “ katanya

Leni menyebutkan saat dirinya melakukan reses di salah satu perusahaan yang ada di kecamatan Karangan, banyak keluhan mengenai lampu dan juga air PDAM di wilayah Perusahaan tersebut, penggunaan lampu yang masih dibatasi waktu penggunaannya, juga AIR PDAM bahkan warga di wilayah tersebut terkadang menggunakan air hujan atau air dari hasil galian.

“jadi permintaan mereka, yang pertama mengenai masalah lampu, tenaga penerangan dan juga tenaga air PDAM, jadi disana itu masih banyak kekurangan terutama air dan lampu, ada di salah satu tempat yang saya datangi itu miris, penduduk disana biasa mengandalkan hujan atau factor alam saja, kalau tidak hujan biasanya mereka mengeruk tanah di area tersebut, yang mirisnya kalau pada saat pencemaran itu. “ ungkapnya

Leni mengatakan jika dirinya akan berkoordinasi dengan pihak PDAM mengenai permasalahan air untuk Masyarakat di daerah tersebut.

“masalah PDAM saya masih tunggu agar bisa berkoordinasi dengan pihak PDAM mengenai permasalahan ini, namun kita juga tidak bisa terlalu banyak ikut campur mengenai permasalahan perusahaan karena sudah ada SOP masing-masing perusahaan. “ pungkasnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button