DPRD Kutai Timur

Reses Syaiful Bakhri di Sekerat: Fokus pada Pemerataan Pembangunan dan Peningkatan Akses Komunikasi

SANGATTA—Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim) dari Fraksi PKS, Syaiful Bakhri YS, menegaskan komitmennya untuk membawa seluruh aspirasi pembangunan yang dihimpun saat reses di Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, ke dalam pembahasan anggaran dan program daerah. Aspirasi yang diserap meliputi isu pemekaran kecamatan, perbaikan infrastruktur kritis, dan dukungan terhadap kegiatan budaya.

Dalam dialog terbuka dengan warga, salah satu kebutuhan mendesak yang telah menunjukkan titik terang adalah pembangunan tower jaringan telekomunikasi, yang kini sudah terealisasi dan segera dioperasikan. Namun, fokus perbaikan lain masih menanti, terutama pada jalan poros Sekerat sepanjang 23 kilometer yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten.

Syaiful Bakhri juga menyoroti potensi besar Festival Sekerat Nusantara. Kegiatan budaya ini dinilai mampu memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat lokal. Ia berjanji akan memperjuangkan agar festival tersebut mendapatkan dukungan dan alokasi anggaran yang memadai dalam APBD.

Kebutuhan Krusial Wilayah Pesisir

Selain isu infrastruktur jalan dan budaya, masyarakat Sekerat menyoroti beberapa kebutuhan krusial terkait fasilitas publik dan lingkungan pesisir:

  • WC Umum di Pantai Sekerat: Fasilitas sanitasi yang mendesak untuk menjaga kebersihan lingkungan pantai dan kenyamanan para wisatawan.

  • Pemecah Ombak: Diperlukan untuk melindungi permukiman warga yang lokasinya sangat dekat dengan garis pantai dari erosi dan abrasi.

  • Pemekaran Kecamatan Pesisir: Diusulkan oleh tokoh masyarakat setempat sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan pemerintahan di wilayah pesisir yang memiliki aksesibilitas terbatas.

Syaiful Bakhri menegaskan bahwa seluruh poin aspirasi ini akan dikawal secara serius. Hal ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan DPRD untuk meningkatkan pelayanan publik dan mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah pesisir Kutim yang selama ini kerap terisolasi.(Adv)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button