DPRD Kutai Timur 2024

DPRD Kutim Tertarik Adopsi Sistem Jargas dari Bontang

Sangatta – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tertarik untuk mengadopsi sistem jaringan gas (jargas) rumah tangga yang telah sukses diterapkan di Kota Bontang. Hal ini diungkapkan oleh Anggota Komisi C DPRD Kutim, Pandi Widiarto, setelah menerima kunjungan kerja dari Komisi C DPRD Bontang.

“Kami berdiskusi dan bertukar pikiran terkait pembangunan infrastruktur, termasuk jaringan gas LPG di Bontang yang sudah berjalan sejak sepuluh tahun lalu,” ujar Pandi Widiarto saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Pandi menjelaskan bahwa program jargas di Bontang bukanlah program pemerintah kota, melainkan program Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). “Ini program yang sangat bagus. Kami dari DPRD Kutim akan mengusulkan ke ESDM agar jargas ini juga bisa dibangun di Kutim,” tegas Pandi kepada media ini.

Ia menambahkan bahwa pembangunan jargas di Kutim sangat potensial. “Bontang mendapatkan sumber gas dari Muara Badak, sementara Kutim memiliki sumber daya minyak di PT Pertamina Sangkima. Alangkah baiknya jika sumber daya ini dimanfaatkan untuk jaringan gas di Kutim,” paparnya.

Pandi berharap, dengan adanya jargas, masyarakat Kutim dapat menikmati kemudahan akses gas LPG untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha, seperti yang telah dirasakan oleh masyarakat Bontang. “Kami akan segera mendiskusikan program ini dan menindaklanjutinya ke Kementerian ESDM,” pungkasnya.

Dengan inisiatif ini, DPRD Kutim berharap dapat memberikan solusi yang efektif untuk mengatasi masalah kelangkaan dan tingginya harga gas LPG yang sering dihadapi oleh masyarakat Kutim. Implementasi jargas diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga dan mendukung perkembangan usaha kecil dan menengah di daerah tersebut.(Adv)

 

Related Articles

Back to top button