Dapil IV Punya 3 Proyek Strategis MYC Rp106 Miliar, DPRD Kutim Minta Lelang Proyek Jembatan Muara Haloq Selektif

SANGATTA – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Aidil Fitri, mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk menerapkan seleksi ketat dan menolak kontraktor yang bermodal lemah—atau yang diistilahkan sebagai “modal kolor”—dalam proses lelang proyek Multi Year Contract (MYC) 2026. Desakan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keberhasilan tiga proyek strategis di Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang total nilainya mencapai sekitar Rp 106 miliar.
Aidil Fitri menekankan pentingnya pembelajaran dari kegagalan masa lalu, seperti kasus utang pihak ketiga senilai Rp 1,7 miliar di Kongbeng dan proyek Jalan Batu Redi yang sempat mangkrak. Untuk menghindari terulangnya preseden buruk tersebut, ia menyarankan agar DPUPR tidak segan-segan melakukan verifikasi mendalam.
“Jangan kontraktor yang datang hanya bawa kolor, tapi pakai kontraktor yang datang bawa uang. Kalau perlu, cek rekeningnya, apakah memang ada dananya atau tidak,” tegas Aidil. Ia menuntut agar hanya kontraktor dengan kemampuan finansial yang kuat dan rekam jejak yang terjamin yang diizinkan memenangkan tender.
Tiga Proyek Kunci untuk Keterhubungan Wilayah
Tiga proyek MYC yang diperjuangkan oleh legislator Dapil IV (meliputi Telen, Kongbeng, dan Muara Wahau) untuk rentang anggaran 2026–2027 memiliki nilai strategis tinggi untuk konektivitas wilayah:
-
Pembangunan Jembatan Muara Haloq – Long Melah, dengan estimasi nilai Rp 36 miliar.
-
Rekonstruksi Jalan Simpang Batu Redi – Desa Muara Pantun, dengan estimasi nilai Rp 70 miliar.
-
Penyelesaian Jembatan Telen.
Aidil Fitri berharap, jika semua proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu pada tahun 2027, total delapan desa yang tersebar di tiga kecamatan tersebut akan terhubung secara penuh. Rampungnya Jembatan Muara Haloq secara khusus diharapkan dapat membuka isolasi wilayah secara signifikan. Ia juga menambahkan saran agar DPUPR dapat memberdayakan pengusaha lokal yang terbukti bermodal kuat dan memiliki kredibilitas dalam pelaksanaan proyek.(Adv)




