AdvertorialKominfo Kutai Timur

Diskop UKM Kutim Siapkan Skema Permodalan untuk Kuatkan UMKM Lokal

Sangatta – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus berupaya memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui berbagai program, mulai dari akses permodalan hingga peningkatan kualitas produksi dan pemasaran.

‎Kepala Diskop UKM Kutim Teguh Budi Santoso mengatakan, salah satu program utama yang tengah disiapkan adalah bantuan permodalan bagi pelaku UMKM, yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) .

‎“Kami masih menyusun studi analisis akademisnya dulu untuk dirancang menjadi rapper book. Kalau tidak ada itu, tidak ada payung hukumnya, kasihan Pak Bupati dan dinas nanti karena takutnya menyalahi aturan,” ujarnya, di Sangatta.

‎Selain memperluas akses permodalan, Diskop UKM juga fokus pada pengembangan produksi dan pemasaran.

‎Upaya ini diwujudkan melalui pelatihan strategi pemasaran digital serta fasilitasi legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).

‎Dalam memperluas jaringan pasar, Diskop UKM Kutim juga berpartisipasi dalam kegiatan business matching di berbagai daerah.

‎“Kami ikut forum B2B (Business-to-Business) di SCBD, Serpong pada Oktober 2024. Dari sana, kami berhasil mendapatkan buyer dari Malaysia yang tertarik dengan produk Amplang Batubara khas Kutai Timur,” jelas Teguh.

‎Produk Amplang Batubara diharapkan menjadi ikon kuliner Kutai Timur, sebagaimana pempek dari Palembang atau otak-otak dari Makassar.

‎“Kami ingin menciptakan identitas khas bagi Kutai Timur, sehingga daerah ini dikenal tidak hanya sebagai penghasil batubara, tetapi juga melalui produk UMKM unggulannya,” tambahnya.

‎Ke depan, Diskop UKM juga berencana berkolaborasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk mendorong minat generasi muda Kutim agar terjun ke dunia wirausaha.(ADV).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button