DWP Kutim Dorong Pola Pikir Kewirausahaan sebagai Strategi Ketahanan Keluarga

Sangatta – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kutai Timur menegaskan pentingnya pola pikir kewirausahaan bagi perempuan sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan keluarga.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua II DWP Kutim, Evy Poniso, saat menghadiri sosialisasi “Entrepreneur bagi Anggota DWP se-Kabupaten Kutai Timur” yang digelar bekerja sama dengan DP3A Kutim.
Evy mengapresiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kutim atas kolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan yang dinilainya sangat relevan dengan kebutuhan keluarga-keluarga di Kutai Timur.
Menurutnya, entrepreneur mindset bukan sekadar kemampuan mencari tambahan penghasilan, tetapi keterampilan membaca situasi, melihat peluang, dan berani mengambil keputusan terukur.
“Pola pikir kewirausahaan adalah kemampuan melihat peluang sebelum menjadi hambatan. Ini sangat dibutuhkan oleh perempuan, khususnya anggota DWP,” ujar Evy.
Ia menjelaskan bahwa perempuan memegang peran strategis baik dalam kehidupan rumah tangga maupun dalam mendukung perjalanan karier pasangan.
Karena itu, pengetahuan yang diperoleh dalam sosialisasi tidak boleh berhenti sebagai teori, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Perubahan peran perempuan di era modern, lanjutnya, menuntut keberanian untuk mengembangkan potensi diri dan merintis usaha kreatif. Kemampuan itu diyakini dapat mendukung kesejahteraan keluarga sekaligus meningkatkan kualitas diri anggota DWP.
“Harapannya, ilmu ini bisa diimplementasikan untuk mendukung karier suami, mengembangkan potensi diri, dan merintis usaha kreatif yang bermanfaat bagi kesejahteraan keluarga,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, DWP Kutim menilai peningkatan kapasitas perempuan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga di tengah dinamika sosial ekonomi yang semakin kompleks.(ADV).




