AdvertorialKominfo Kutai Timur

Pemkab Kutim Berhasil Tekan Angka Stunting hingga 8,4 Persen

Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) berhasil menurunkan angka prevalensi stunting sebesar 8,4 persen berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 yang dirilis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

‎Penurunan ini menempatkan Kutim di peringkat ke-8 dari 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur, naik dua peringkat dibanding tahun sebelumnya.

‎Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim, Achmad Junaidi, mengatakan angka stunting di Kutim kini berada di 20,6 persen, turun signifikan dari 29 persen pada tahun sebelumnya.

‎“Penurunan sebesar 8,4 persen menempatkan Kutim di peringkat ke-8 di Kaltim, sebelumnya berada di peringkat ke-10,” ujar Junaidi di Sangatta.

‎Dengan capaian tersebut, Kutim berhasil melampaui Kabupaten Kutai Barat (21,0 persen) dan Penajam Paser Utara (21,9 persen).

‎Junaidi yang juga Sekretaris Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kutim menyebut keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor.

‎“Ini hasil kolaborasi dan sinergi antar perangkat daerah, organisasi mitra, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya,” katanya.

‎Ia menambahkan, penurunan angka stunting juga didukung oleh pembinaan, pelatihan, dan pendampingan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

‎Selain itu, tren positif juga terlihat dari penurunan keluarga berisiko stunting (KRS) di Kutim.

‎Berdasarkan data Sistem Informasi Keluarga (SIGA) milik BKKBN RI yang dirilis Mei 2025, jumlah KRS terus menurun dari 19.900 keluarga pada semester II tahun 2023, menjadi 15.576 keluarga pada semester I 2024, 12.362 keluarga pada September 2024, dan 11.973 keluarga pada semester II 2024.

‎“Kita harus terus bersinergi mengawali Kutai Timur hebat menuju Indonesia Emas 2045. Kami akan tunjukkan kesuksesan lainnya dengan menciptakan tren yang positif,” tutup Junaidi.(ADV)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button