DPRD Kutai Timur

Tak Masuk Banggar, Edy Markus Andalkan Manuver Fraksi NasDem Kawal Aspirasi di APBD Kutim

SANGATTA—Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim) dari Fraksi NasDem, Edy Markus, menegaskan bahwa ketidakhadirannya dalam komposisi Badan Anggaran (Banggar) tidak akan melemahkan pengawalan aspirasi konstituen dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran mendatang. Edy menerapkan strategi koordinasi internal fraksi yang ketat untuk memastikan usulan prioritas tetap lolos dalam pembahasan final antara Banggar dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dimulai minggu ini.

Edy mengakui secara terbuka bahwa dirinya tidak tergabung dalam alat kelengkapan dewan yang menjadi garda terdepan pembahasan anggaran tersebut. Namun, ia memastikan mekanisme politik di internal Fraksi NasDem berjalan optimal sebagai saluran aspirasi. Anggota fraksi yang tidak duduk di Banggar mewajibkan rekan sefraksinya yang berada di dalam komite untuk memperjuangkan aspirasi spesifik dari basis konstituen masing-masing.

“Saya sendiri tidak masuk dalam badan anggaran, tetapi kami dari Fraksi NasDem berkoordinasi dengan fraksi yang ada di badan anggaran,” tegas Edy.

Langkah taktis ini diambil menyusul rampungnya kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS). Edy menilai fase pembahasan detail di Banggar saat ini adalah titik paling krusial. Tanpa pengawalan ketat melalui instruksi fraksi, usulan pembangunan infrastruktur dasar dan pemberdayaan ekonomi dari hasil reses berisiko tereliminasi dalam proses rasionalisasi anggaran.

Edy menekankan bahwa APBD adalah instrumen politik anggaran yang harus berdampak langsung. Oleh karena itu, Fraksi NasDem berkomitmen memastikan setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar memenuhi formalitas birokrasi. (Adv)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button