Bupati Kutim Dorong Generasi Muda Kembangkan Seni Budaya Lokal

Sangatta – Bupati Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mendorong pelestarian dan pengembangan seni budaya lokal dengan melibatkan generasi muda, termasuk melalui pendidikan di sekolah.
“Saya sangat mendukung seni gambus masuk sebagai muatan lokal di sekolah. Ini langkah penting dalam melestarikan budaya,” ujar Ardiansyah di Sangatta, beberapa waktu lalu.
Ia menilai, penanaman nilai-nilai budaya sejak di bangku sekolah dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya daerah. Menurutnya hal ini penting agar nilai-nilai budaya tetap hidup.
Selain itu, Ardiansyah juga mengusulkan agar penggiat seni budaya mengadakan pelatihan dan kegiatan kebudayaan secara rutin.
“Saya usulkan minimal ada acara adat istiadat Kutai yang dilaksanakan sebulan sekali di sini,” tuturnya.
Bupati menyebut, suku Kutai memiliki beragam kesenian seperti tingkilan, tarsul, tari jepen, dan berbagai tari tradisional lainnya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mendukung upaya pelestarian tersebut, termasuk rencana menggelar pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk seni tingkilan di Kutim.
“Ini bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya lokal yang harus kita jaga, jangan sampai hilang” kata Ardiansyah.
Sementara itu, tokoh seni budaya Kutai, Sayid Abdullah, berharap pemerintah terus memberikan dukungan terhadap pelestarian budaya melalui program berkelanjutan.
“Pelestarian budaya lokal harus mendapat dukungan dari semua pihak, khususnya pemerintah, karena ini sebagai budaya leluhur yang tidak bisa hilang” ujarnya.(ADV)




