Lahan Pertanian Baru Kutim Digenjot, Klaim Selaras Tiga Fokus Utama Presiden Prabowo

SANGATTA – Rencana strategis Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk melakukan pembukaan lahan pertanian baru secara masif dinilai memiliki legitimasi politik yang sangat kuat. Langkah ini diklaim bukan sekadar inisiatif lokal, melainkan selaras sepenuhnya dengan tiga fokus utama pembangunan nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Anggota Komisi C DPRD Kutim, Novel Tyty Paembonan, menyatakan bahwa program ini secara langsung berkontribusi pada visi besar kemandirian nasional. Tiga pilar utama yang menjadi titik temu tersebut adalah: Ketahanan Pangan, Ketahanan Energi, dan Sumber Daya Air.
“Ketahanan pangan, ketahanan energi, sumber daya air, itu kan menjadi program Pak Prabowo sebagai Presiden untuk supaya kita ini betul-betul jadi negara yang mandiri,” jelas Paembonan di Sangatta, Selasa (18/11/2025).
Menurut Paembonan, sinkronisasi presisi antara prioritas lokal dan nasional ini membuka akses besar bagi Kutim. Daerah berpeluang memperoleh prioritas dukungan teknis, pendanaan dari APBN, hingga penyediaan sarana produksi pertanian modern dari Pemerintah Pusat.
Secara spesifik, fokus pada ketahanan energi membuka peluang bagi pengembangan bioenergi berbasis hasil pertanian (biomassa) dari lahan-lahan yang baru dikembangkan.
Sementara itu, perhatian pusat terhadap sumber daya air menjadi dasar kuat untuk menuntut pembangunan infrastruktur irigasi yang memadai di Kutim. Paembonan berharap kolaborasi erat ini dapat mempercepat realisasi program, sekaligus menempatkan Kutai Timur sebagai salah satu kontributor utama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.(Adv)




