AdvertorialKominfo Kutai Timur

Bapenda Gandeng Kecamatan dan Desa untuk Maksimalkan Potensi Pajak Daerah

SANGATTA – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

‎Salah satu langkah strategis yang kini dijalankan adalah pelibatan aktif pemerintah kecamatan dan desa dalam proses pendataan dan penagihan pajak daerah.

‎Kepala Bapenda Kutim, Syahfur, mengatakan sinergi ini dibangun untuk memastikan seluruh potensi pajak di wilayah Kutim dapat tergali secara maksimal dan terkelola dengan baik.

‎Ia menjelaskan, pihaknya telah membentuk tim terpadu lintas instansi yang terdiri dari unsur Bapenda, kecamatan, desa, serta perangkat teknis lainnya untuk memperkuat koordinasi di lapangan.

“Kami membentuk tim lintas instansi supaya koordinasi lebih kuat dan proses penarikan pajak bisa lebih efisien serta tepat sasaran,” ungkap Syahfur, Rabu (12/11/2025).

‎Menurutnya, keterlibatan pemerintah di tingkat kecamatan dan desa menjadi kunci penting dalam pengumpulan data wajib pajak, karena mereka memiliki pemahaman langsung terhadap kondisi wilayah dan aktivitas ekonomi masyarakat.

‎Dengan begitu, potensi pajak yang selama ini belum tergarap dapat teridentifikasi lebih cepat dan akurat.

Selain memperkuat sistem pendataan, kolaborasi ini juga mencakup pemberian pelatihan teknis kepada aparat kecamatan dan desa mengenai tata cara pendataan objek pajak, pelaporan, serta penggunaan aplikasi pajak daerah berbasis digital.

“Dengan adanya pelatihan dan pendampingan, kami ingin memastikan aparatur desa dan kecamatan dapat berperan aktif sebagai perpanjangan tangan Bapenda dalam mendukung peningkatan PAD,” jelasnya.

‎Langkah ini sejalan dengan kebijakan Bupati Kutim yang mendorong seluruh perangkat daerah berinovasi dalam mengelola potensi pendapatan lokal.

‎Pemerintah daerah menargetkan, sinergi lintas sektor ini tidak hanya meningkatkan efisiensi penarikan pajak, tetapi juga memperkuat kemandirian fiskal daerah dan mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.

“Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis penerimaan PAD tahun depan bisa meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya,” pungkas Syahfur.(ADV)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button