AdvertorialKominfo Kutai Timur

Dinsos Kutim Tempel Stiker Keluarga Miskin untuk Pastikan Bansos Tepat Sasaran

SANGATTA – Dinas Sosial Kabupaten Kutai Timur (Dinsos Kutim) terus berupaya meningkatkan ketepatan penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui penerapan Program Stiker Keluarga Miskin yang telah berjalan sejak tahun 2023. Program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak, sekaligus meningkatkan transparansi dan akurasi data kesejahteraan masyarakat.

Melalui program tersebut, rumah tangga yang telah terverifikasi sebagai keluarga miskin akan diberi tanda stiker khusus pada rumah mereka dan tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Penandaan ini menjadi penanda resmi bahwa keluarga tersebut termasuk penerima bantuan sosial dari pemerintah.

Kepala Dinsos Kutim, Ernata Hadi Sujito, menjelaskan bahwa proses pemasangan stiker dilakukan setelah melalui tahapan verifikasi dan validasi lapangan oleh petugas.

“Kita datangi per rumah, per Kartu Keluarga. Jika memang masyarakat itu tergolong miskin, kita pasangi stiker masyarakat miskin dan mereka otomatis masuk sebagai penerima bantuan,” ujar Ernata saat ditemui di Sangatta.

Ia menambahkan, program ini tidak hanya memperkuat ketepatan sasaran bantuan, tetapi juga menjadi dasar dalam pemutakhiran data penerima bansos. Dinsos Kutim secara rutin melakukan pengecekan dan pembaruan data di 18 kecamatan, agar tidak ada masyarakat mampu yang masih tercatat sebagai penerima.

“Setiap tahun kita lakukan pembaruan data, sehingga data kemiskinan selalu valid dan sesuai dengan kondisi di lapangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ernata menyebutkan bahwa penerapan stiker ini juga dapat mendorong mekanisme graduasi kemiskinan, yaitu proses keluarnya keluarga yang sudah tidak lagi memenuhi kriteria miskin dari daftar penerima bantuan.

Dengan demikian, bantuan dapat dialihkan kepada masyarakat lain yang lebih membutuhkan.

“Dengan sistem seperti ini, kami ingin memastikan distribusi bantuan menjadi lebih akurat, tepat sasaran, dan efektif. Harapannya, keluarga penerima manfaat dapat terbantu dan perlahan mampu keluar dari status kemiskinan,” pungkasnya.(ADV)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button