Minim Fasilitas Olahraga, Sangatta Selatan Dorong Penyediaan Ruang Aktivitas Remaja

Kutai Timur — Pemerintah Kecamatan Sangatta Selatan mendorong penambahan fasilitas olahraga sebagai sarana bagi generasi muda untuk melakukan berbagai kegiatan secara positif. Keterbatasan fasilitas saat ini dinilai membuat remaja belum memiliki cukup ruang untuk menyalurkan minat, bakat, dan aktivitas mereka.
Camat Sangatta Selatan Dewi Dohi mengatakan keberadaan ruang kegiatan bagi remaja penting untuk diperhatikan. Terlebih, tingkat kenakalan remaja di wilayah tersebut disebut cukup tinggi, sehingga dibutuhkan tempat yang dapat mengarahkan aktivitas anak muda ke kegiatan yang lebih bermanfaat.
“Kita memang belum punya fasilitas olahraga,” kata Dewi di Kantor Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, Jumat (25/9/2026).
Menurut Dewi, tidak tersedianya tempat yang sesuai untuk berkegiatan dapat membuat remaja mencari aktivitas di lingkungan lain yang berpotensi membawa mereka pada pergaulan yang kurang baik. Karena itu, fasilitas olahraga dinilai dapat menjadi salah satu alternatif ruang positif bagi anak muda.
“Remaja ketika kita tidak memberikan wadah tempat yang pas, jatuhnya ke pergaulan yang salah,” ujarnya.
Ia menilai kondisi tersebut semakin penting untuk diperhatikan mengingat persoalan kenakalan remaja di Sangatta Selatan masih cukup tinggi. Pemerintah kecamatan berharap tersedia sarana yang mampu menampung aktivitas anak muda secara terarah.
“Untuk Sangatta Selatan ini tingkat kenakalan remajanya cukup tinggi,” tuturnya.
Dewi menjelaskan, keterbatasan sarana juga membuat anak-anak muda kesulitan mengembangkan kemampuan dan minat yang mereka miliki. Ruang untuk mengeksplorasi potensi tersebut dinilai perlu disediakan agar kegiatan mereka dapat diarahkan secara positif.
“Mereka enggak punya wadah, enggak punya tempat untuk mengeksplorasi diri,” jelasnya.
Salah satu fasilitas yang menjadi dorongan utama pemerintah kecamatan adalah lapangan sepak bola. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi tempat berkumpul sekaligus ruang bagi remaja untuk berolahraga dan mengembangkan potensi.
“Khususnya minimal lapangan bola itu ada di Kecamatan Sangatta Selatan,” tandasnya.
Penyediaan fasilitas olahraga diharapkan dapat memberikan alternatif kegiatan yang sehat dan terarah bagi generasi muda. Selain mendukung pengembangan minat dan bakat, keberadaan ruang aktivitas tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi potensi remaja terlibat dalam pergaulan yang tidak diharapkan.ADV




