Sekolah Lansia Kutim Jangkau 200 Peserta, Edukasi Pola Hidup Sehat Jadi Fokus

Kutai Timur — Sekitar 200 warga lanjut usia mengikuti program Sekolah Lansia yang berjalan di empat lokasi di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Program ini menjadi sarana pembelajaran bagi lansia untuk memahami pola hidup sehat dan menjaga kualitas hidup bersama keluarga.
Pelaksana Harian (PLH) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim, Yuriansyah, mengatakan kegiatan tersebut telah berlangsung sejak diluncurkan oleh Bupati Kutim. Dalam pelaksanaannya, peserta memperoleh materi edukasi yang disesuaikan dengan kebutuhan lansia dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Sekolah Lansia itu kan sudah berjalan sejak di-launching-nya oleh Pak Bupati waktu itu,” ujar Yuriansyah saat ditemui di ruang kerjanya.
Ia menjelaskan, Sekolah Lansia tidak menerapkan sistem pembelajaran seperti sekolah formal. Kegiatan ini lebih menitikberatkan pada penyampaian pengetahuan praktis yang dapat membantu peserta menjaga kesehatan seiring bertambahnya usia.
“Sekolah Lansia ini bukan seperti sekolah biasa, tetapi mereka diberikan edukasi cara pola hidup sehat,” jelasnya.
Untuk mendukung pembelajaran, materi disampaikan oleh narasumber secara bergantian. Di antaranya tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Kudungga serta dokter yang bertugas di Kabupaten Kutim. Keterlibatan para narasumber tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh informasi kesehatan dari pihak yang memiliki keahlian di bidangnya.
Materi yang diberikan diarahkan agar lansia lebih memahami kebiasaan yang mendukung kesehatan dan dapat menerapkannya dalam aktivitas sehari-hari. Edukasi ini juga diharapkan membantu peserta menjalani kehidupan bersama keluarga dengan tetap memperhatikan kondisi tubuh dan kebutuhan kesehatan mereka.
Pelaksanaan di empat lokasi memungkinkan kegiatan pembelajaran berlangsung di tempat yang telah disediakan bagi peserta. Namun, Yuriansyah tidak merinci nama seluruh lokasi pelaksanaan dalam keterangannya.
DPPKB Kutim berharap Sekolah Lansia dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi warga lanjut usia yang mengikuti program tersebut. Melalui edukasi yang berkelanjutan, peserta diharapkan semakin memahami pentingnya pola hidup sehat serta tetap aktif dalam kehidupan sehari-hari bersama keluarga. (NY/ADV)




