AdvertorialDPRD Kutai Timur 2024

Listrik Dibatasi Dan Masyarakat Andalkan Air Hujan Serta Air Galian, Leni Angriani Sebut Wilayah Karangan, Sandaran Dan Kaubun Masih Banyak Sekali Kurangnya

Sangatta – Leni Angriani Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur saat melakukan reses baru-baru ini, dirinya menyebutkan jika ada banyak sekali kekurangan dan keluhan yang dia terima, terutama mengenai air dan lampu.

Leni mengatakan jika penggunaan lampu masih dibatasi, dan air masih sangat sulit untuk di dapatkan, bahkan Masyarakat di wilayah Karangan terkadang hanya mengandalkan air hujan atau air dari bekas galian.

“kemarin saya Reses di tiga titik Kecamatan, yaitu Kecamatan Sandaran, Karangan dan Kaubun. Pada saat saya ke salah satu wilayah tersebut ada banyak sekali keluhan mengenai air dan lampu contohnya seperti lampu yang penggunaannya masih di batasi dan juga air Masyarakat lebih mengandalkan air hujan, di bandingkan air PDAM karena memang masih sulit untuk di dapatkan, bahkan kalau tidak hujan Masyarakat mengandalakan air dari bekas galian, kan kasian ya bagaiman kalau nanti air yang di gunakan itu sudah tercemar tapi Masyarakat tidak tau. “ katanya

Leni juga mengatakan jika dirinya akan bertemu dengan pihak PDAM untuk mencari solusinya agar Masyarakat sekitar juga bisa mendapatkan air bersih yang layak. Menurutnya masih banyak sekali kekurangan dan pemerintah harus bisa memperhatikan kekurangan tersebut agar Masyarakat tidak terkena dampaknya.

“ini saya masih menunggu waktu ya untuk bertemu dengan rekan-rekan PDAM untuk mencari Solusi, agar Masyarakat kita bisa menikmati air bersih yang layak, saya harap bisa menemukan Solusi yang tepat ya. “ ujarnya

Menurutnya sangat miris sekali mengenai kekurangan-kekurangan yang di alami Masyarakat sekitar Karangan, Sandaran dan Kaubun, Leni sangat berharap pemerintah Kabupaten Kutai Timur bisa mengatasi segala keluhan dan permasalahan yang saat ini banyak di keluhkan Masyarakat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button