DPRD Kutai Timur

Investasi Jangka Panjang Pangan Kutim: David Rante Tekankan Lumbung Harus Terhubung Langsung dengan Kawasan Produksi

SANGATTA—Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), David Rante, mendesak Pemerintah Daerah untuk segera melakukan langkah strategis berupa perluasan dan integrasi lumbung-lumbung pangan baru. Desakan ini muncul mengingat sistem penyimpanan cadangan pangan saat ini dinilai masih terpusat di beberapa wilayah tertentu saja, sehingga berpotensi mengganggu stabilitas pasokan dan melemahkan ketahanan pangan daerah jika terjadi gangguan distribusi.

David Rante menegaskan konsep bahwa lumbung pangan tidak bisa berdiri sendiri sebagai fasilitas penyimpanan semata. Fasilitas ini harus terhubung langsung secara strategis dengan kawasan produksi pertanian tinggi. Integrasi ini mutlak diperlukan untuk mempermudah proses cetak sawah baru dan memaksimalkan peningkatan produksi hasil tani.

“Lumbung itu tidak bisa berdiri sendiri, harus terhubung dengan kawasan produksi. Untuk itu kita masih butuh perluasan wilayah lumbung pangan yang baru,” tegas David.

Pemetaan Wilayah Baru dan Payung Hukum

Saat ini, lumbung pangan Kutim tercatat masih terkonsentrasi di empat wilayah: Kaubun, Teluk Pandan, Sangatta Selatan, dan Rantau Pulung. Menyikapi ketimpangan ini, DPRD menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam memetakan wilayah potensial baru, termasuk melirik potensi besar di Kecamatan Bengalon dan kecamatan lainnya.

David Rante meyakini bahwa perluasan lumbung pangan adalah investasi jangka panjang yang krusial bagi kesejahteraan masyarakat. Langkah ini diharapkan berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi dan pengendalian harga pasar, dengan tujuan akhir mewujudkan swasembada pangan.

Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan implementasi program ini sangat bergantung pada dasar hukum yang kuat. Percepatan pengesahan Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketahanan Pangan menjadi syarat mutlak agar eksekusi di lapangan dapat dilakukan dengan cepat, menjamin keamanan pangan Kutim secara berkelanjutan.(Adv)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button