DPRD Kutai Timur

Soroti Infrastruktur dan Ekonomi Kerakyatan, Fraksi NasDem Desak APBD Kutim Tepat Sasaran

SANGATTA—Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendesak pemerintah daerah untuk mengunci alokasi anggaran pada sektor infrastruktur dasar dan ekonomi produktif dalam finalisasi Rancangan APBD tahun mendatang, serta memperingatkan agar pos-pos krusial tersebut tidak digeser demi mengakomodasi program birokrasi yang tidak mendesak.

Anggota DPRD Kutim, Edy Markus, menegaskan bahwa Fraksi NasDem akan melakukan pengawalan ketat terhadap pos anggaran yang menyentuh hajat hidup orang banyak. Prioritas utama yang “haram” untuk dipangkas meliputi perbaikan jalan dan jembatan penghubung antar-wilayah, infrastruktur pendidikan, serta stimulus ekonomi bagi sektor pertanian dan UMKM.

“Kita ingin memastikan dana daerah digunakan untuk sektor yang benar-benar menyentuh kebutuhan warga. Jangan sampai ada kegiatan yang tidak tepat sasaran atau sekadar program teknokratis tanpa dampak riil,” tegas Edy.

Edy menilai, penyusunan APBD harus bergeser dari pendekatan birokrasi kaku menjadi pendekatan berbasis kebutuhan lapangan. Ia menyoroti banyaknya aspirasi masyarakat yang masuk melalui reses terkait kerusakan infrastruktur dan minimnya modal usaha rakyat. Oleh karena itu, Fraksi NasDem menuntut agar struktur APBD mencerminkan keberpihakan pada penyelesaian masalah-masalah tersebut.

Dalam pembahasan tingkat Badan Anggaran (Banggar) yang tengah berlangsung, NasDem memastikan seluruh anggotanya akan menginterupsi jika ditemukan alokasi yang tidak sejalan dengan prioritas ini. Edy berharap APBD yang disahkan nantinya bukan sekadar angka administratif, melainkan instrumen solutif untuk mengatasi tantangan pembangunan fisik dan kesejahteraan di Kutai Timur.(Adv)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button